Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Minim Fasilitas, Keselamatan Pasien RS Siti Aisyah Terancam

0-3968×2976-0-0-{}-0-24#

Lubuklinggau, Center-post.com – Minimnya fasilitas terutama mesin genset sebagai cadangan listrik di Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat serta keluarga pasien rawat inap maupun pasien IGD.

 

Pasalnya, saat adanya pemadaman listrik, 2 jam lebih listrik di RS Siti Aisyah tak kunjung menyala, hal ini menimbukan kekhawatiran serta mengancam keselamatan pasien terutama saat adanya penangan serius yang membutuhkan alat medis yang bergantung pada listrik.

 

Salah satu keluarga pasien, Hen, menjelaskan bahwa keluarganya sedang berada di ruang IGD sesaat sebelum adanya pemadaman listrik, tak berselang lama terjadilah pemadaman listrik dan sudah 2 jam lebih tak kunjung hidup.

 

“Kami sangat menyayangkan mengenai pelayanan serta kurangnya fasilitas di RS Siti Aisyah, dan kami sebagai keluarga tentu merasa di rugikan sebab apabali terjadi sesuatu dengan keluarga kami siapa yang akan bertanggung jawab”, ujarnya, Senin, (16/3/2026).

 

Dikatakan, ini bukan hal sepeleh ini menyangkut nyawa manusia, bagaimana Kota Lubuklinggau ingin maju jika pelayanan kesehatannya seperti ini, tentu ini menjadi PR besar bagi Walikota Lubuklinggau terutama bidang kesehatan.

 

“Bidang kesehatan itu bidang yang krusial, ini bukan main main, ini menyangkut nyawa seseorang, saya berharap kepada pihak Dinas Kesehatan Lubuklinggau dapat segera melakukan evaluasi serta memperbaiki apa yang menjadi kebutuhan bagi pasien”, kata Hen.

 

Salah seorang petugas keamanan RS Siti Aisyah, mengatakan, mesin genset ada namun saat ini pihak teknisi tidak ada, sehingga untuk mesin yang tersedia tidak dapat dihidupkan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp menjelaskan bahwa, saat ini tim teknis sedang memperbaiki trouble pada mesin genset yang ada.

 

“Saat ini tim teknis sedang memperbaiki trouble pada mesin genset”, pungkasnya. (Mikel)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page