Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Di Bulan Suci, Boy Gega Kembali Serap Aspirasi Masyarakat

Lubuklinggau, Center-post.com – Bertepan di bulan suci ramadhan 1447 Hijriah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kota Lubuklinggau, Boy Gega Jodiandri Imanda, SH., kembali melaksanakan kegiatan Reses pertamanya di tahun 2026, guna menyapa dan mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Boy Gega, sapaan akrabnya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat di dapilnya yang telah hadir dan memenuhi undangan resesnya pada, Selasa, (17/3/2026), di kediaman rumah dinas ketua DPRD Kota Lubuklinggau yang kemudian nantinya akan di lanjutkan di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.
Salah satu warga dalam sesi tanya jawab pada kegiatan tersebut mengucapkan ucapan terima kasih yang luar biasa kepada anggota DPRD Boy Gega karena telah mendengarkan aspirasi mereka selama ini dimana saat ini, untuk penerangan lampu jalan di Kelurahan Keputraan saat ini sudah terpasang sedikitnya lima tiang lampu.
“Ini sangat membantu kami saat beraktifitas pada malam hari terutama saat melintasi jalan yang gelap, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pak Boy Gega”, ucapnya.
Warga lainnya, Ahmad, di sela kegiatan reses juga menyampaikan bahwa saat ini warga Kelurahan Ulak Lebar saat ini sangat membutuhkan dan mengarapkan adanya perbaikan jembatan gantung, sebab mayoritas warga ulak lebar merupakan petani.
“Kadang kalau sedang melintas kami sangat was was bahkan banyak kawan kami ban motornya amblas karena kondisi jembatan yang sudah rusak”, kata Ahmad.
Ahmad juga menyampaikan, saat ini di daerah tempat tinggalnya juga sangat membutuhkan penerangan lampu jalan, dimana saat malam hari banyak warga yang merasa khawatir serta minimnya pandangan akibat tidak ada penerangan lampu jalan di sekitar daerahnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Boy Gega, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, ia menegaskan bahwa setiap masukan akan ditampung dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada, dengan harapan dapat direalisasikan secara bertahap.
Di penghujung kegiatan, Boy Gega kembali menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk terus mendengar, memahami, dan memperjuangkan kesejahteraan warga.
Di bulan suci yang penuh keberkahan ini, ia berharap setiap langkah kecil yang dilakukan dapat menjadi bagian dari upaya besar dalam menghadirkan perubahan nyata, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat yang dilayaninya. (Mikel)
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page