Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

25 Siswa SMA Sekolah Indonesia Riyadh Kunjungan Belajar Ke Pabrik Mie Instan Indonesia di Damman  

 

Penulis: Habibullah
Sumber: Humas Kemendikbudristek.

Dammam, Arab Saudi, CENTER-POST.COM.

– Kemendikbudristek, Sebanyak 25 siswa Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) melakukan kunjungan belajar (study visit) ke Pinehill Arabia Food Ltd. (PAFL), sebuah pabrik mie instan Indonesia, di Dammam, Arab Saudi pada Kamis, (12/10). Siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) program reguler tersebut didampingi 10 orang guru pembimbing.

Saat melepas keberangkatan rombongan, Kepala SIR, Mustajib, berpesan agar seluruh siswa dapat memanfaatkan momen study visit tersebut dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan mendapatkan sesuatu guna dijadikan acuan karya tulis ilmiah.

“Kalian harus dapat mengamati, meneliti dan menyajikan hasil pengamatan secara ilmiah tentang proses pembuatan mie instant,” pesan Mustajib.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 4,5 jam, rombongan langsung disambut oleh para pegawai PAFL, yang sebagian besar merupakan warga negara Indonesia. Yogi, dari bagian Quality Assurance (QA), membuka pertemuan dengan memperkenalkan para personil jajaran top manager perusahaan.

“Beliau ini, Pak Mondy,” demikian Yogi memperkenalkan Branch Manager PAFL.

Mondy memaparkan, perusahaannya mempekerjakan sekitar 700 pekerja dari berbagai Negara, delapan puluh di antaranya adalah warga negara Indonesia. “Kami terbuka menerima kunjungan dari berbagai pihak, termasuk menunjukkan proses produksi dari awal sampai akhir,” sambung Mondy.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang guru pembimbing sekaligus pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Wilman Septiana, menuturkan para peserta sangat antusias bertanya untuk menggali informasi lebih mendalam tentang perusahaan.

Setelah sesi tanya jawab, didampingi Yogi, peserta dan pembimbing diajak melihat secara langsung proses pembuatan mie instant, mulai dari pencampuran tepung dan air alkali, hingga ke tahap pengepulan dan penggorengan sehingga kandungan air pada mie mengalami penyusutan dan mengering untuk menjadikan produknya lebih awet dan tahan lama. Tahap akhir adalah proses finishing/packing. (*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page